Cara Mengatasi Komedo
Komedo
terbentuk lantaran adanya penyumbatan akibat sel kulit mati dan minyak pada
pori-pori. Komedo ada yang berwarna putih karena tertutup kulit, namun bisa
juga berwarna hitam karena terbuka.
Meski tidak
terasa sakit, komedo tetap saja dapat mengganggu. Ada beberapa cara yang bisa
dilakukan untuk membantu menghilangkan komedo, yaitu:
- Perawatan mandiri dengan produk bebas.
Untuk mengatasi
komedo, tersedia beragam produk yang dapat dibeli secara bebas. Mulai dari
bentuk gel, krim, atau plester yang langsung ditempelkan pada kulit. Cara kerja
produk tersebut adalah dengan membunuh bakteri, mengurangi kelebihan minyak,
dan mendorong kulit untuk melepas sel kulit mati.
- Obat-obatan dengan pengawasan dokter.
Dokter akan
memberikan obat yang lebih kuat yang mampu mencegah pembentukan sumbatan dan
mempercepat proses pergantian sel kulit. Terhadap komedo yang diiringi jerawat
atau kista jerawat, dokter kemungkinan akan memberikan kombinasi antibiotik
atau obat lain.
- Menggunakan komedo ekstraktor.
Proses ini
dilakukan oleh dokter spesialis kulit atau dermatologis dengan menggunakan alat
komedo ekstraktor yang ditekan ke pori-pori agar sumbatan tersebut keluar.
Beberapa kemungkinan risiko yang dihadapi dari langkah ini, seperti proses
ekstraksi yang tidak tuntas, kerusakan jaringan, jaringan parut, hingga komedo
yang muncul kembali.
Selain tiga
cara umum di atas, ada juga beberapa teknik lain yang membutuhkan peralatan dan
bahan-bahan kimia dengan spesifikasi khusus, antara lain:
- Pengelupasan kulit dengan bahan kimia.
Pada proses
ini, lapisan teratas kulit akan dikelupas, sehingga bagian kulit yang lebih
halus yang berada di bawahnya akan terbuka. Pengelupasan kulit semacam ini
otomatis membantu melepas sumbatan penyebab komedo, sekaligus sel kulit mati.
- Teknik mikrodermabrasi.
Dengan teknik
ini, dokter menggunakan alat khusus untuk mengelupas lapisan terluar kulit.
Proses ini akan mengangkat sumbatan pada komedo.
- Terapi laser dan cahaya (light and laser therapy).
Dengan
memanfaatkan alat yang mengeluarkan sinar cahaya dan laser yang kuat, hingga
langsung ke bagian dasar kulit. Teknik ini mampu menyingkirkan komedo dan
jerawat, tanpa merusak bagian atas kulit. Sekaligus efektif menurunkan produksi
minyak atau membunuh bakteri.
Faktor Pemicu
Komedo bagi
sebagian orang dapat muncul dengan mudah pada wajah seseorang, sementara
sebagian lagi tidak demikian.
Beberapa faktor
pendukung membuat seseorang menjadi lebih rentan mengalami komedo, antara lain
tubuh yang menghasilkan minyak berlebihan, penumpukan bakteri penyebab jerawat
(propionibacterium acnes) pada kulit, atau iritasi folikel rambut karena
terhambatnya pelepasan sel kulit mati. Obat-obatan tertentu juga dapat
memengaruhi pertumbuhan komedo dan jerawat, termasuk kortikosteroid, litium,
dan androgen.
Beberapa jenis
produk kulit serta rambut kemungkinan berisiko menghambat pori-pori juga,
sehingga menyebabkan komedo. Faktor genetika juga dapat menyebabkan seseorang
lebih rentan mengalami komedo.
Selain itu,
komedo juga cenderung lebih banyak dialami oleh seseorang yang mengalami
perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, masa remaja atau wanita yang
mengonsumsi pil KB. Makanan atau minuman produk susu atau makanan kaya
karbohidrat, belum terbukti dapat memicu komedo atau jerawat.
Bagaimana Cara Merawat Diri yang Baik?
Untuk
menghilangkan komedo atau mencegah terbentuknya komedo kembali, ada beberapa
hal yang dapat dilakukan:
- Jaga kulit tetap bersih. Cuci muka dengan sabun yang lembut dua kali sehari.
- Hindari produk yang dapat menghambat pori-pori. Pilih produk dengan label ‘noncomedogenic’ atau tidak menimbulkan komedo.
- Rambut berminyak juga dapat memengaruhi kondisi kulit wajah. Jika perlu, cuci bersih rambut Anda tiap hari.
- Gunakan produk berupa masker atau scrub yang dapat mengelupas sel kulit mati pada wajah. Pilih yang lembut di wajah.
- Perhatikan label untuk cara penggunaan tepat ketika memakai produk bebas untuk mengatasi komedo.
- Jika penggunaan produk bebas untuk komedo tidak menunjukkan hasil membaik setelah 3 bulan, segera konsultasikan dengan dokter.
Komedo jelas
dapat mengganggu penampilan, meski begitu sebelum melakukan perawatan kulit
untuk mengatasinya, coba konsultasikan kepada dokter untuk mencegah alergi atau
kondisi yang tidak diinginkan lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar